Skip to main content

Dropship : Cara Bisnis Minim Modal dan Tanpa Stok Barang

bisnis dropship tanpa modal

Jika anda saat ini sedang berpikir untuk banting stir dari pekerjaan anda atau ingin memulai berbisnis online, salah satu cara yang sarankan adalah mencoba bisnis dropship.

Berbeda dengan bisnis dengan sistem konvensional, model bisnis dropship tidak memerlukan modal yang banyak untuk memulainya.

Hal ini karena bisnis dengan sistem dropship mampu mengeliminasi syarat utama membangun sebuah bisnis yaitu memiliki produk terlebih dahulu.

Walaupun cara berjualan ini sudah ada sejak dulu, namun hadirnya internet adalah faktor utama yang membuat bisnis dropshipping semakin mudah dilakukan.

Buat anda yang masih penasaran, saya akan jelaskan definisi bisnis dropship dan bagaimana cara melakukannya di artikel ini.

Jadi baca sampai tuntas dan jangan sampai terlewat ya 🙂

Apa itu Bisnis Dropship?

Dropship adalah sebuah metode atau model bisnis dimana sebuah toko menjual barang tanpa perlu punya stok terlebih dahulu.

Untuk menjalankan bisnis seperti ini, toko akan membeli produk dari orang ketiga (supplier) dan menginstruksikan untuk langsung mengirimnya ke alamat customer.

Proses kerjanya mirip seorang makelar.

Dengan cara seperti ini, toko tersebut tidak perlu menstok barang bahkan mengemas produk sendiri. Toko dengan model bisnis dropship akan lebih banyak berfokus untuk kegitan marketing dan customer service.

Dropship menjadi cara berbisnis yang dianjurkan kepada pemula yang tidak memiliki modal banyak.

alur kerja bisnis dropship

Alur kerja bisnis dropship

Jadi selama ini yang beranggapan kalau berbisnis butuh modal seperti untuk sewa toko, beli furnitur untuk dekorasi, stok barang, beli barang untuk kegiatan operasional, akhirnya mampu dipatahkan oleh model bisnis seperti ini.

Model bisnis dropship ini juga memungkinkan untuk meminta supplier mengirimkan barang ke pembeli atas nama dropshipper. Seolah-olah dropshipper lah yang menjadi penjual pertama dari produk.

Namun perlu diingat, dropship hanyalah model bisnis.

Anda bisa ambil barang di Shopee lalu dijual Tokopedia atau sebaliknya. Beli di Bukalapak dijual di Facebook/Instagram. Beli di AliExpress lalu dijual di website sendiri.

Selama barangnya tidak perlu anda stok, maka anda sudah menjalankan bisnis dropship.

Menjalankan bisnis dropship sama saja dengan membangun bisnis e-commerce lainnya namun bisa mengeliminasi beberapa proses dalam operasional bisnis saja.

Anda tetap perlu melakukan proses marketing hingga customer service.

Perbedaan Bisnis Dropship vs Reseller

Sekilas peran seorang dropshipper mirip sekali dengan reseller. Hal ini banyak membuat orang salah kaprah dengan definisi keduanya.

Berbeda dengan dropshipper, reseller biasanya butuh menstok barang terlebih dahulu baik dalam jumlah kecil atau besar. Reseller juga melakukan kegiatan packaging produk untuk pengiriman sendiri. Dropshipper justru sebaliknya.

Untuk urusan penetapan harga pun biasanya dropshipper lebih leluarsa menentukan markup harga untuk profitnya sendiri dibandingkan dengan reseller.

Beberapa supplier yang membuka peluang bisnis reseller ada yang menentukan beberapa aturan seperti harga jual minimal dan maksimal agar tidak merusak harga pasar dan menciptakan persaingan sehat antar reseller.

Selain itu, para reseller biasanya mendapatkan keistimewaan lebih berupa potongan harga karena mereka butuh membeli produk dalam jumlah ditentukan terlebih dahulu.

Sedangkan dropshipper, kecil peluang untuk mendapatkan harga spesial lagi karena supplier perlu mempacking pesanannya dan baru dapat uang ketika barangnya terjual oleh dropshipper.

Kelebihan Model Bisnis Dropship

Dropshipping menjadi pilihan cara berbisnis yang banya dipilih oleh entrepreneur karena mudah diakses. Dengan dropshipping, anda bisa mencoba ide bisnis yang berbeda-beda dengan lebih cepat karena modelnya minim.

Berikut beberapa kelebihan menjadi dropshipper.

1. Tidak butuh banyak modal

Kelebihan paling menonjol dari bisnis dropship adalah modal yang terlalu banyak. Kalau dibilang tanpa modal sama sekali juga bisa. Itu tergantung bagaimana anda menjalankan bisnisnya.

Maksudnya?

Begini, sepemahaman saya channel berjualan (lokasi jualan) dan cara memasarkannya yang sangat memperngaruhi.

Ada beberapa orang yang berjualan di marketlace yang bisa buka toko modal email dan nomor hp.

Ada yang jualan di Facebook atau Instagram yang tinggal daftar saja.

Namun ada juga yang ingin lebih profesional dengan membuat website sendiri dimana butuh dana untuk membuat websitenya seperti dropship menggunakan Shopify dan Oberlo.

Selain itu cara berjualannya juga mempengaruhi modal awalnya. Apa anda lebih suka memasarkan organik atau memutuskan beriklan dengan Facebook Ads, Topads, dan berbagai iklan berbayar lainnya.

Baca juga   Cara Membuat Toko Online Shopify untuk Dropship Internasional

Seperti saya sendiri misalnya yang memilih menjual dengan website sendiri karena saya punya keahlian untuk membuat toko online. Selain itu memasarkannya dengan Facebook Ads agar bisa beriklan ke market yang tertarget.

Namun yang bisa disepakati dari bisnis dropship adalah untuk modal pengadaan barang sistemnya sama yaitu dropshipper baru akan membeli produk ke supplier begitu ada pembelian di channel jualannya.

oberlo shopify dropship

Gunakan aplikasi Oberlo jika ingin dropship dengan Shopify

2. Mudah untuk memulainya

Membuat bisnis online lebih mudah diwujudkan ketika anda tidak punya produk. Dengan tidak ada produk maka anda tidak perlu :

  • Mengatur dan menyewa gudang/toko
  • Mempacking barang untuk dikirim ke customer
  • Mendata stok produk dan proses akunting lain
  • Mengurus retur barang bermasalah
  • Mengurus stok barang agar tetap tersedia

Seperti yang sudah saya sampaikan diatas, bisnis dropship membantu anda untuk mengeliminasi banyak faktor yang menyulitkan anda untuk memulai bisnis.

3. Modal Awal Kecil

Karena anda tidak perlu berjibaku dengan urusan stok barang, maka pengeluaran akan sangat bisa ditekan.

Bahkan kebanyakan bisnis dropship kini dimulai dari kamar di rumah bermodal laptop dan internet. Beberapa bahkan memulainya dengan modal handphone saja.

Untuk menjalankan bisnis pun tergantung dengan cara anda menjalankannya. Apakah mau main di media sosial dan marketplace yang memulainya gratis tanpa biaya atau mau sedikit profesional dengan modal toko online sendiri.

Jika ingin pakai toko online sendiri anda bisa membuat sendiri atau meminta web developer untuk membuatnya.

Dengan cara manapun, kemungkinan biaya awal masih lebih kecil jika dibandingkan harus berbisnis dengan cara konvensional.

4. Lokasi Fleksibel

Seperti yang saya bilang diawal walaupun model bisnis ini sudah dilakukan dari dulu, namun sejak internet datang dan e-commerce booming, bisnis dropship jadi sangat terbantu.

Dengan internet, seorang dropshipper bisa memulainya hanya bermodal internet dan laptop.

Dengan adanya internet, proses riset barang yang akan dijual, input produk, komunikasi dengan supplier, customer service dan semacamnya menjadi sangat mudah dilakukan.

Segala proses tersebut bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun selama laptop anda terkoneksi dengan internet.

5. Banyak Pilihan Produk yang Bisa Dijual

Karena anda tidak perlu stok barang, anda bisa menawarkan banyak pilihan produk ke customer anda.

Yang dibutuhkan oleh dropshipper adalah gambar atau video dan deskripsi produk yang akan dijual. Selanjutnya dropshipper hanya butuh mencari cara untuk memasarkan produknya agar terjual ke market yang tepat.

Berbeda dengan bisnis yang harus stok barang atau reseller yang agak sulit karena butuh menjual produk yang sudah mereka stok saja.

riset produk terlaris shopee

Riset produk terlaris shopee

6. Mudah dites

Karena anda tidak punya produk, maka anda bisa mencoba berbagai macam produk untuk coba ditawarkan ke orang lain tanpa harus keluar uang.

Hal ini membuat anda mudah melakukan testing atau menemukan produk mana sebenarnya yang diminati dan paling laku dipasaran.

Jika sudah terbukti baru anda bisa mencoba naik kelas dengan membeli banyak produk langsung dari supplier agar harga lebih murah.

Jika ada barang yang tidak laku, maka anda bisa langsung stop menjualnya tanpa perlu rugi uang untuk stok produk.

7. Lebih Mudah Dikembangkan

Jika anda berhasil menjual banyak produk, maka anda akan lebih mudah untuk scaling bisnis. Kenapa?

Karena profit yang anda dapatkan dari penjualan produk bisa langsung dimaksimalkan dan diputar ulang untuk memperbesar budget marketing agar semakin laris.

Tidak seperti bisnis biasa yang masih perlu keluar biaya untuk operasional lainnya yang membuat budget untuk scaling menjadi terkuras.

Selain itu agar konsumen menjadi lebih puas, anda juga bisa mengatur insentif yang lebih memuaskan customer jika ada perihal refund atau retur barang.

Kekurangan Model Bisnis Dropship

Semua kelebihan bisnis dropship diatas membuat banyak orang tertarik.

Namun hal itu bukan berarti bisnis ini tidak ada kekurangannya. Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui sebelum terjun menjalani bisnis sebagai dropshipper.

Berikut diantaranya.

1. Margin Keuntungan Dropship Biasanya Kecil

Kekurangan dari bisnis dropship yang paling besar adalah kemungkinan profit yang lebih tipis. Hal ini disebababkan karena faktor mudahnya memulai bisnis dropship itu sendiri.

Karena modal yang minim, maka banyak orang yang berlomba-lomba memakai strategi untung tipis laku banyak.

Hal ini akhirnya merusak harga dan menyulitkan anda untuk mendapatkan profit yang cukup dari penjualan 1 produk. Apalagi jika anda harus keluar uang untuk promosi seperti menggunakan Facebook Ads. Bisa-bisa anda malah boncos karena profit tidak menutupi biaya iklan.

Makanya dalam menjalankan bisnis dropship anda perlu pintar-pintar melakukan riset produk dan mencari yang kompetisinya sedikit.

Hal ini dianjurkan agar anda bisa mengatur harga jual yang sesuai agar bisa scaling.

profit untuk scaling

Bisnis dropship butuh profit untuk scaling

2. Masalah Produk

Jika anda menjalankan bisnis dengan stok barang, maka anda bisa dengan mudah menginventarisir stok barang yang mau habis atau tidak.

Baca juga   Toko Online Shopify vs Woocommerce. Mana Yang Lebih Bagus?

Beda halnya dengan bisnis dropship, anda akan sulit melacak stok barang di supplier. Stok hari ini dan stok besok bisa berbeda.

Oleh karena itu anda disarankan untuk mencari supplier yang memilik stok bejibun dibanading supplier yang stoknya sedikit.

Kalau barang dagangan anda laku tapi stok ternyata habis, customer akan kecewa karena anda membatalkan pesanan.

Selain itu kondisi barang juga sulit anda lihat karena anda tidak bisa melakukan quality control.

Saya sendiri cukup sering mengalami beberapa kejadian dimana barang yang sampai di tangan customer kondisinya cacat atau rusak. Saya terpaksa melakukan refund.

3. Proses Pengiriman Kompleks

Walaupun anda tidak perlu mengurus pengiriman barang, bukan berarti anda akan bebas dari masalah terkait hal ini.

Salah satu masalah yang sering dihadapi terjadi karena anda memiliki supplier yang berbeda-beda.

Misalkan ada 1 customer membeli 3 produk yang berbeda di produk anda. Sialnya, produk ini dimiliki oleh supplier yang berbeda-beda.

Masalah timbul karena anda perlu mengirimkan 3 paket berbeda-beda hanya untuk 1 customer dan harus membayar ongkos kirim untuk 2 produk yang tidak ter-cover sat konsumen membayar.

Tentu anda jadi dilema karena tidak mungkin anda menyampaikan ini kepada customer dan meminta ongkir tambahan.

Selain itumasalah untuk proses update nomor resi juga anda harus cek dan diricek terus apakah resi dari supplier sudah ada atau belum.

review jelek memperburuk reputasi

Review jelek memperburuk reputasi bisnis anda.

4. Kesalahan Supplier

Pernahkah anda diminta tanggung jawab padahal kesalahan bukan karena anda?

Iya, hal ini seperti ini akan sering-sering terjadi kepada anda yang memutuskan menjadi dropshipper.

Supplier yang sudah besar pun masih suka melakukan kesalahan saat pengiriman misalanya barangnya ternyata cacat, salah warna/ukuran, tertukar dengan kiriman lain, hingga packaging yang tidak aman.

Komplain konsumen akan tertunju ke anda dan anda harus siap untuk menawarkan solusinya seperti retur dan refund agar reputasi bisnis anda tidak tercoreng.

5. Sulit Branding dan Kostumisasi

Produk dropship biasanya sulit anda branding ulang. Biasanya brand supplier lah yang menempel di produk tersebut jika produk yang anda jual bukan lah produk print on demand.

Memang ada beberapa supplier yang berbaik hati dan mengakomodasi keinginan anda untuk membranding produk anda. Biasanya hal ini disiasati adalah dengan menggunakan kemasan khusus berlogo milik bisnis anda.

Namun untuk produk yang dibranding di tempel pada produknya hampir sulit kecuali anda memesan grosiran terlebih dahulu.

Jadi . . .

Dropship merupakan cara yang bisa anda pilih jika ingin mencoba berbisnis namun minim modal. Kemudahan berbisnis dengan sistem ini tidak serta memudahkan proses membangunnya. Seperti saya yang sempat gagal total menjalankan bisnis dropship.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dropshipper tetap perlu paham bagaimana cara menjalankan bisnisnya dengan baik. Karena dropship hanyalah sebuah model bisnis yang mengeliminasi beberapa faktor terbentuknya bisnis.

Menjalankan bisnis dropship online tetap memerlukan dedikasi dan pengetahuan berbisnis online yang sama dengan bisnis online yang stok produk.

Jadi apa anda tertarik melakukan bisnis dropship?

Layanan Rekomendasi

promo jasa pembuatan website Diskon 20%
Jasa Pembuatan Website Professional
Jasa
Promo buat website perusahaan profesional hingga 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan toko online Diskon 20%
Jasa Pembuatan Toko Online Professional
Jasa
Bikin toko online dengan desain keren bukan lagi mimpi. Diskon 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan landing page Diskon 20%
Jasa Pembuatan Landing Page Funnel
Jasa
Bikin landing page untuk meningkatkan konversi dan leads kini bisa lebih murah dengan diskon 20%. Gratis e-course tutorial strategi funnel marketing.
promo jasa penulisan artikel seo Diskon 20%
Jasa Penulisan Artikel Teroptimasi SEO
Jasa
Bosan keluar uang untuk iklan dan ingin dapat traffic organik? Pesan saja artikel teroptimasi SEO agar muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. DIskon 20%.
Gema Alfa Putra

Gema Alfa Putra

💻 Tech and Online Business Enthusiast. 👨‍💻 I write blog and build website for businesses. 😐 INTP. Hate noisy places. Follow Me @gemaalfaputra

ebook gratis 10juta 7 hari

EBOOK GRATIS

TIRU HABIS-HABISAN 1 CARA SAYA MENDAPATKAN 10 JUTA DARI BISNIS ONLINE DALAM 7 HARI

OKE! Silahkan cek email untuk lihat link download ebook anda.

like FACEBOOK page biar dapet update artikel SEPUTAR BISNIS ONLINE TERUS!! KLIK ⏩