Skip to main content

Jangan Jualan Sebelum Tahu Kelebihan dan Kekurangan Jualan Online di Marketplace

kelebihan kekurangan jualan online di marketplace tokopedia shopee bukalapak

Mungkin ada sedang ingin mencari uang tambahan atau mulai berbisnis? Jualan online di marketplace mungkin bisa menjadi salah satu cara yang bisa anda pilih.

Setidaknya ada 6 marketplace yang bisa anda jajal untuk berjualan online yaitu Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, JD.ID dan Blibli. Bukan tanpa alasan, mayoritas orang yang gemar berbelanja online biasanya menuju ke 6 situs ini.

Terbukti dari data traffic dan volume transasaksi di situs-situs ini memang terbilang sangat WAH. Selain mengakomodir orang yang ingin berbelanja, situs ini memang didesain untuk mengakomodir orang-orang yang berjualan online.

Bisnis model ini lah yang disebut sebagai Marketplace.

Sebelum saya membahas berbagai hal tentang kelebihan dan kekurangan jualan online di marketplace dan juga tips agar jualan online anda makin laris, saya akan membahas terlebih dahulu apa itu Marketplace.

Yuk kita lanjut.

Apa itu Marketplace?

Kalau kita pakai analogi. Marketplace itu adalah pasar. Bayangkan sebuah pasar dimana dikelola oleh sebuah perusahaan yang mempunyai lahan. Perusahaan itu adalah pengelola yang bertanggung jawab membangun infrastruktur untuk mempertemukan pembeli dan penjual.

Yang perlu kita perhatikan disini adalah infrastruktur. Bisnis model marketplace di internet tidak jauh berbeda dengan dengan pasar biasa. Secara konsep sama saja dengan pasar namun wujudnya saja yang berbeda karena berbasis digital.

Kalau pasar tradisional pengelola butuh membangun lahan bangunan dan toko-toko yang bisa disewakan. Kalau di marketplace internet, perusahaan perlu membangun situs dengan sistem e-commerce.

Untuk masalah maintenance juga mirip-mirip lah. Kalau pasar biasa ada satpam untuk menjaga keamanan agar toko gak kemalingan. Situs marketplace perlu ahli IT di bidang security untuk menambal lubang-lubang keamanan agar tidak disusupi hacker.

daftar kelebihan kekurangan jualan online marketplace indonesia terpopuler

Daftar marketplace indonesia terpopuler

Secara bisnis model, pengelola pasar mendapatkan penghasilan dari biaya sewa yang didapat dari pedagang setiap bulan atau tahun.

Marketplace di internet memilih cara yang berbeda.

Untuk berjualan di marketplace di internet tidak dibebankan biaya sama sekali. Hanya saja mereka biasanya mengambil persentase kecil dari setiap transaksi yang terjadi dan juga biaya iklan agar produk penjual bisa tampil di depan saat pembeli melakukan pencarian suatu produk.

Jadi sudah mengerti apa itu marketplace? Sekarang yuk kita bahas kelebihan dan kekurangan berjualan di marketplace.

Kelebihan Berjualan di Marketplace

1. Sudah menjadi tujuan untuk orang berbelanja

Salah satu faktor pertama yang harus anda ketahui dalam memulai bisnis online adalah soal traffic dan konversi. Traffic adalah perihal bagaimana barang dagangan anda bisa dilihat dan diketahui oleh pengguna. Konversi adalah fase dimana orang yang tadinya sudah tahu produk anda akhirnya membeli produk anda.

Keunggulan dari jualan online di marketplace adalah karena anda tidak perlu lagi pusing-pusing memikirkan soal traffic. Karena marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, dsb sudah dikunjungi berjuta-juta pengunjung setiap harinya. Tujuannya sudah pasti mereka ingin membeli sesuatu atau mencari-cari barang yang ingin dibeli.

Berbeda jika anda mencoba idealis dengan jualan online di Facebook, Instagram atau toko online sendiri, anda harus mencoba berbagai cara agar orang tahu dengan produk anda. Berjualan online dengan website dan media sosial tanpa beriklan hasilnya bisa sangat lama. Mau tidak mau anda harus beriklan agar pertumbuhannya lebih cepat.

Selain itu, berjualan online dengan media sosial perlu tahapan yang lebih panjang. Mayoritas orang menggunakan media sosial karena ingin bersosialiasi bukan untuk berbelanja. Kalau di marketplace, mayoritas orang sudah memiliki niatan untuk membeli.

nilai total transaksi marketplace indonesia CNBC

Nilai total transaksi marketplace indonesia. Sumber : CNBC

2. Banyak promo yang diselenggarakan

Salah satu cara yang dilakukan oleh banyak pebisnis online untuk menarik pelanggan baru biasanya adalah dengan promo. Jika anda berjualan sendiri dan membuat promo sendiri, itu artinya anda bersedia untuk menurunkan profit barang dagangan anda demi mendapatkan pembeli.

Kalau berjualan online di marketplace, masalah promo anda tidak perlu pusing-pusing lagi. Pengelola marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan sebagainya punya kebutuhan untuk terus memperbanyak user. Mereka berkompetisi satu sama lain untuk saling adu kuat siapa yang bisa memiliki customer terbanyak.

Baca juga   Tips Endorsement Marketing oleh Artis atau Selebgram Untuk Pemula

Cara promosi ‘bakar uang’ dengan menyediakan banyak promo adalah salah satu cara yang mereka tempuh. Promo gratis ongkir, potongan harga, cashback, dan sebagainya adalah beberapa promo yang sering diadakan.

Untuk customer dan seller, kompetisi ini tentu saja menguntungkan. Pembeli bisa lebih hemat, sedangan penjual semakin kebanjiran pembeli.

kelebihan jualan online di marketplace shopee banyak promo

Kelebihan jualan online di marketplace shopee banyak promo

3. Sudah ada sistem berjualan online yang baik

Salah satu yang sering menjadi tantangan para pebisnis online adalah soal sistem. Kebanyakan orang kini masih mengandalkan komunikasi dan transaksi dari Whatsapp/LINE. Cara transaksi ini memang sering kali membantu mendapatkan kepercayaan pembeli.

Biasanya yang masih mengandalkan aplikasi chatting dan sosmed untuk berjualan karena mereka tidak memiliki dana cukup untuk membuat toko online dengan sistem e-commerce yang baik.

Dengan adanya marketplace, tantangan ini sudah bisa diruntuhkan. Selain tidak perlu modal untuk mulai berjualan, marketplace sudah diperkaya dengan berbagai fitur untuk mengakomodir seller untuk berjualan seperti sistem manajemen produk, pengiriman hingga pembayaran.

Kalau anda punya website sendiri, anda masih perlu disibukkan dengan maintenance dan perbaikan sistem secara berkala.

Kalau di marketplace, anda sudah bisa fokus untuk berjualan saja.

kelebihan jualan online di marketplace ada banyak pilihan cara pembayaran

kelebihan jualan online di marketplace ada banyak pilihan cara pembayaran

4. Ada data insight yang dapat dianalisa

Salah satu fitur penting saat berjualan di marketplace adalah fitur analisa data. Dengan data ini, anda bisa mempelajari demografi pembeli anda dan melihat persaingan toko anda dengan kompetitor.

Anda bisa tahu mana barang yang paling laku dan paling dicari oleh konsumen, mana produk yang paling banyak dilihat, bagaimana kinerja transaksi kompetitor anda dan kalau pakai iklan, berapa persentase konversinya.

Statistik ini sudah bisa dilihat dengan cukup jelas dan lengkap di beberapa marketplace. beda sekali jika anda berjualan hanya menggunakan media sosial kecuali anda menghitungnya sendiri.

Kekurangan Berjualan di Marketplace

1. Banyak kompetisi

Jualan online di marketplace bukan berarti tidak ada tantangannya. Salah satunya adalah anda akan bersaing dengan banyak sekali kompetitor. Banyaknya kompetitor berarti anda harus kerja ekstra agar meyakinkan pembeli untuk tetap membeli produk anda.

Hal seperti ini tentu sangat menyulitkan untuk seller baru yang baru mulai berjualan.

Banyak kompetitor yang mensiasati ini dengan menggunakan cara ‘banting harga’. Cara banting harga ini tentu saja mencoba menjual produk dengan harga semurah mungkin agar menjadi pilihan pembeli. Sebuah persaingan sah namun tidak sehat.

Saya pernah menemukan beberapa seller yang mengambil untuk tipis sekali untuk setiap produk yang terjual. Diharapkan pembeli membeli lebih banyak produk di tokonya karena jualannya murah-murah.

Selain itu ada juga seller juga mengincar cashback dari kurir-kurir. Jika volume pengiriman setiap bulan besar, maka cashbacknya juga akan semakin besar.

Buat saya pribadi, cara saat ini memang sah-sah saja dilakukan tapi sangat tidak sehat.

kekurangan jualan online marketplace banyak saingan

Banyak saingan dari kompetitor untuk barang sejenis

2. User mudah teralihkan ke kompetitor

Salah satu kekurangan dari marketlace untuk penjual adalah fitur rekomendasi produk yang ada didalamnya. Fitur ini tentu saja menguntungkan pembeli. Namun apakah fitur ini menguntungkan untuk penjual? Tergantung.

Misalnya anda berjualan monitor komputer dengan harga 3 juta rupiah. User yang sudah melihat produk anda tentu akan melihat foto dan deskripsi produk yang sudah anda pasang.

Lalu setelah itu muncul beberapa rekomendasi produk monitor yang sama dengan harga yang lebih murah. Sebagai konsumen, anda tentu memilih produk yang lebih murah kan?

Nah, kejadian seperti itu bisa menguntungkan jika produk anda yang akhirnya dibeli konsumen setelah melihat rekomendasi dari halaman produk toko lain.

Namun untuk jika pembeli terlaihkan setelah melihat produk anda lebih dahulu tentu saja anda jadi kehilangan 1 customer.

Intinya sih ya tergantung rejeki saja.

Hal seperti ini biasanya tidak terjadi jika anda menjual dengan website toko online sendiri. Karena semua dengan memiliki toko online sendiri, semua produk yang ada dalam website tersebut adalah milik anda.

rekomendasi produk sejenis dari toko lain di shopee

Rekomendasi produk sejenis dari toko lain di shopee

3. Tidak bisa download database customer

Salah satu hal terpenting dalam bisnis online adalah data leads/prospek. Biasanya berupa alamat email atau nomor telepon. Leads bisa dikelompokkan menjadi 2 yang belum membeli dan yang sudah membeli.

Guna dari leads ini adalah agar anda bisa berkomunikasi dengan customer secara langsung untuk menawarkan produk baru di kemudian hari dan juga untuk kebutuhan marketing lainnya (misalnya untuk membuat Custom Audience di Facebook).

Baca juga   Customer Lifetime Value : Pengertian dan Cara Menghitung CLV

Kalau anda berjualan di marketplace (Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dsb), anda tidak bisa menemukan alamat email karena data alamat email dipegang oleh marketplace. Anda hanya bisa mencatat nomor telepon yang biasanya dilampirkan untuk keperluan pengiriman barang.

Itu pun perlu anda catat secara manual karena di Tokopedia tidak ada fitur download data pelanggan.

4. Perubahan kebijakan tergantung marketplace

Kekurangan jualan online di marketplace selanjutnya adalah anda harus ‘nurut’ dengan kebijakan baru yang diterapkan oleh marketplace.

Contohnya kemarin saat Tokopedia mengubah kebijakan biaya Power Merchant yang biasanya bisa bulanan kini ditiadakan dan diganti dengan fee 1% tiap transaksi yang sukses. Untuk seller yang penjualannya masih sedikit mungkin terbantu. Namun untuk seller yang volume penjualannya besar kebanyakan memilih biaya member power merchant bulanan.

Misalnya proyeksi nilai transaksi Tokopedia tahun ini adalah 180 Triliun. Hitungan kasarnya jika nilai tersebut dikalikan 1% saja, anda bisa bayangkan berapa keuntungan yang didapatkan Tokopedia dalam setahun.

Belum lagi keuntungan yang didapatkan dari iklan dan penjualan produk digital.

Ya begitu lah, kalau anda jualannya ‘numpang’. Hanya bisa manut dan menyesuaikan dengan kebijakan pemilik lapak. Sama seperti kasus driver ojek online yang mau tidak mau harus ikut kebijakan pusat.

Berbeda jika anda memiliki toko online sendiri, anda bisa memegang kendali penuh akan bisnis anda.

pengubahan skema power merchant tokopedia

Pengubahan skema Power Merchant di Tokopedia. Sumber : Tech in Asia

5. Sulit membangun brand

Tantangan jualan online di marketplace selanjutnya adalah sulitnya membangun brand. Hampir semua orang sekarang kalau membeli produk di marketplace dan ditanya orang belinya dimana, mayoritas akan menjawab nama marketplace tersebut bukan nama toko anda.

A : “Eh, baju bagus tuh dimana?”
B : “Di Shopee”

Anda mungkin salah satu diantaranya.

Popularitas nama toko anda tentu akan kalah dengan nama marketplace-nya. Hal ini lah menjadi kesulitan besar untuk anda yang sedang mencoba menjual produk dengan brand sendiri.

Jika anda ingin idealis menjual produk dengan brand sendiri, saran saya lebih baik juga membuat website sendiri atau memasarkannya lewat media sosial seperti di Facebook dan Instagram. Alokasi biaya iklan juga jangan di marketplace, lebih baik beriklan dengan Facebook Ads atau Google Ads.

Kalau anda tetap ingin menggunakan marketplace ya bebas saja sebagai menambahkan channel penjualan. Karena mungkin ada beberapa customer yang tetap ingin membeli via marketplace mengingat sistem pembayaran, pengiriman dan customer service-nya lebih terpercaya.

Jadi sekarang mau pilih mana?

Marketplace memang merupakan salah satu tempat jualan online yang bisa anda pilih untuk menjajakan produk yang anda punya. berjualan online di marketplace menjadi menarik karena traffic yang sudah besar dan dipenuhi dengan para pembeli yang sudah siap berbelanja. Khusus untuk penjual, sistem e-commerce yang sudah lengkap dan kaya fitur semakin memudahkan untuk mulai berjualan.

Namun dibalik semua kelebihan ini, tetap ada beberapa kekurangan jika anda memutuskan untuk berjualan disana. Kekurangan ini memang tidak begitu vital kalau anda bisa menyesuaikan dengan baik.

Jadi gimana? Apa anda sudah membuka toko di marketplace? Tuliskan pengalaman anda berjualan di marketplace di kolom komentar dibawah ya 🙂

Layanan Rekomendasi

promo jasa pembuatan website Diskon 20%
Jasa Pembuatan Website Professional
Jasa
Promo buat website perusahaan profesional hingga 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan toko online Diskon 20%
Jasa Pembuatan Toko Online Professional
Jasa
Bikin toko online dengan desain keren bukan lagi mimpi. Diskon 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan landing page Diskon 20%
Jasa Pembuatan Landing Page Funnel
Jasa
Bikin landing page untuk meningkatkan konversi dan leads kini bisa lebih murah dengan diskon 20%. Gratis e-course tutorial strategi funnel marketing.
promo jasa penulisan artikel seo Diskon 20%
Jasa Penulisan Artikel Teroptimasi SEO
Jasa
Bosan keluar uang untuk iklan dan ingin dapat traffic organik? Pesan saja artikel teroptimasi SEO agar muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. DIskon 20%.
Gema Alfa Putra

Gema Alfa Putra

💻 Tech and Online Business Enthusiast. 👨‍💻 I write blog and build website for businesses. 😐 INTP. Hate noisy places. Follow Me @gemaalfaputra

ebook gratis 10juta 7 hari

EBOOK GRATIS

TIRU HABIS-HABISAN 1 CARA SAYA MENDAPATKAN 10 JUTA DARI BISNIS ONLINE DALAM 7 HARI

OKE! Silahkan cek email untuk lihat link download ebook anda.

like FACEBOOK page biar dapet update artikel SEPUTAR BISNIS ONLINE TERUS!! KLIK ⏩