Skip to main content

Riset Keyword : Panduan Memilih Kata Kunci yang Tepat untuk SEO

By Juli 12, 2019Maret 10th, 2020Blogging, Guide
riset keyword kata kunci

Setelah anda mempelajari tentang On-Page SEO dan Off-Page SEO, kini saatnya anda mempelajari bagaimana cara untuk riset keyword atau riset kata kunci.

Seperti yang kita tahu bahwa Google selalu meng-update algoritma secara berkala agar mampu memberikan hasil pencarian yang sesuai dengan kemauan user.

Walaupun begitu, proses menganalisa kata kunci untuk mengoptimisasi konten yang ditulis adalah hal yang harus dilakukan para penulis artikel sebelum membuat konten.

Kebutuhan untuk melakukan riset keyword sebelum membuat konten selalu ada namun cara anda melakukannya lah yang berbeda-beda.

Di artikel ini, saya akan membahas secara lebih lengkap lagi apa itu riset keyword dan bagaimana cara menemukan keyword yang tepat untuk website anda.

Apa itu Riset Keyword

Jika anda menggunakan Google, anda tentu mengetikkan susunan kata yang ingin anda cari informasinya bukan?

Kata-kata yang anda masukkan itu disebut dengan keyword atau kata kunci atau query. Keyword ini lah yang menjadi trigger Google untuk menampilkan hasil pencarian yang relevan untuk anda.

Jadi riset keyword atau kata kunci adalah proses mencari dan menganalisa frasa kata yang dimasukkan orang-orang di mesin pencari.

Hasil dari proses riset akan sangat membantu anda untuk membuat konten yang tepat untuk user.

Kenapa Riset Keyword Penting?

Proses riset keyword merupakan proses yang tidak boleh dilupakan kalau anda ingin mendapatkan pengunjung yang banyak.

Memang beberapa profesional SEO ada yang bilang kalau riset keyword tidak lebih penting dari memahami perilaku user menggunakan mesin pencari.

Namun bukan itu berarti proses riset keyword menjadi tidak penting karena Google tetap menjadikan keyword sebagai acuan mendapatkan hasil yang relevan.

Selain itu, riset kata kunci ini bisa berguna untuk mengetahui sebenarnya topik apa yang orang inginkan. Jika anda menggunakan tool SEO, anda juga bisa melihat seberapa banyak minat orang mencari informasi tentang topik tersebut.

tabel hasil riset keyword

Tabel riset keyword yang bisa anda contoh. Sumber : Impactbnd

Anda mampu konten yang tepat agar bisa mengarahkan orang ke website anda jika tahu apa yang sebenarnya orang cari.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam meriset kata kunci adalah popularitas query, jumlah hasil pencarian dan perilaku user. Pahamilah hal itu dengan baik sebelum anda membuat konten, buat konten berkualitas, hingga melakukan optimasi on-page dan off-page.

Jika dilakukan dengan strattegi yang benar, menembus halaman pertama Google dan kebanjiran traffic bukan lagi mimpi.

Menentukan Keyword yang Baik Berdasarkan Perilaku dan Kebutuhan User

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, para profesional di bidang SEO kini menganggap jika kita perlu memahami perilaku dan kebutuhan user dalam menggunakan mesin pencari.

Hal ini sangat erat kaitannya dengan relevansi konten yang anda tulis juga.

Misalnya anda menulis artikel dan melakukan optimasi SEO On-Page dengan baik seperti yang saya anjurkan di artikel ini >> On-Page SEO: Panduan Lengkap Optimasi Konten Halaman Website.

Ternyata walaupun berisikan keyword yang ditarget, isi konten yang anda buat ternyata tidak sesuai kebutuhan user. Seperti menulis cara-cara merawat kucing ternyata isinya penawaran atas jasa perawatan kucing.

Orang yang menulis kata kunci “Cara Merawat Kucing” tentu ingin informasi yang bisa ia lakukan sendiri di rumah untuk memelihara kucing. Karena informasi yang didapat tidak tepat, user akan cepat menekan tombol “back”. Hal yang memicu naiknya bounce rate.

Hasil bounce rate yang tinggi karena cepatnya user meninggalkan website dihitung juga oleh algoritma Google. Jika terlalu tinggi, maka Google menganggap user tidak tertarik atau kontennya tidak relevan.

Berbeda kasusnya jika anda menargetan keyword “Jasa Merawat Kucing”. Orang-orang yang menulis keyword ini di Google besar kemungkinan memang mencari jasa untuk merawat kucing peliharaan mereka.

Paham kan?

Memahami Pentingnya Long Tail Keyword

Long Tail Keyword merupakan istilah yang sering di dengar saat membicarakan SEO. Sebenarnya apa Long Tail Keyword itu?

Baca juga   Copywriting : Skill Menjual Produk Tanpa Perlu Bertatap Muka

Long Tail Keyword adalah keyword yang sangat spesifik yang dapat dioptimasi untuk memisahkan anda dari kompetisi keyword yang lebih banyak saingannya.

Biasanya long tail keyword terdiri dari 3 kata atau lebih. Kata kunci ini begitu spesifik sehingga tidak begitu banyak saingan.

long tail keyword diagram

Long term keyword baik untuk menghasilkan konversi yang lebih tinggi.

Misalnya kata kunci “Sepatu Pria Nike” akan lebih mudah ditarget dibanding anda menulis “Sepatu Pria” saja. Bahkan jika anda ingin lebih spesifik “Sepatu Pria Nike Air Max” bisa anda target.

Selain lebih besar kemungkinan muncul di halaman pertama, long tail keyword juga ternyata membawa hasil konversi yang lebih baik dibandingkan keyword biasa.

SEO Expert, Neil Patel, menyebutkan jika frasa kata kunci yang lebih detil mampu menaikkan persentasi konversi hingga 250% jika website anda juga menjual produk atau jasa.

Jika anda melakukan strategi content marketing untuk menjaring konsumen hasil traffic dari Google, maka anda harus fokus untuk membuat konten dengan long tail keyword.

Langkah-Langkah Riset Kata Kunci untuk Strategi SEO Anda

Jika anda saat ini bingung untuk mendapatkan ide keyword mana yang harus ditarget, maka sebaiknya anda melakukan sesuai yang saya jabarkan dibawah ini.

1. Buat Daftar Topik Penting Seputar Bisnis Anda

Cara paling pertama yang harus anda lakukan sebelum membuat konten apapun itu di website anda adalah membuat bagan/daftar topik seputar industri atau bisnis yang anda geluti.

Pikirkan topik-topik yang penting dan relevan dengan blog anda dahulu. Buat 5-10 topik utama yang akan digunakan untuk membuat topik yang lebih spesifik nantinya.

Misalnya blog saya saat ini membahas tentang digital marketing. Digital marketing adalah topik umum. Ada topik turunannya lagi seperti social media marketing, content marketing, email marketing, SEO, Branding, Website, search engine marketing, affiliate marketing, video marketing, mobile marketing dan online advertising.

Jika anda mau, masing-masing topik ini bisa lebih diturunkan lagi menjadi lebih detil. Misalnya SEO diturunkan menjadi On-Page SEO dan Off-Page SEO.

Semakin turun maka anda secara tidak sadar akan tahu betapa dalamnya long tail keyword yang bisa anda gali untuk mendapatkan konten yang lebih spesifik.

2. Isi topik dengan kata kunci

Setelah anda memilih beberapa topik yang paling relevan dengan bisnis anda sekarang saatnya mengisi topik tersebut dengan kata-kunci. AMbil contoh topik On-Page SEO bisa dikembangkan untuk long tail keyword seperti :

  • Pengertian On-Page SEO
  • Tools On-Page SEO
  • Manfaat On-Page SEO
  • Faktor-faktor On-Page SEO
  • Tips On-Page SEO
  • Trik On-Page SEO
  • Tools On-Page SEO
  • Langkah-langkah On-Page SEO

Dengan keyword-keyword diatas anda setidaknya sudah punya gambaran konten yang bisa anda tulis secara lebih detil dan informatif.

diagram content strategy

3. Riset Kata Kunci yang Berhubungan

Pada langkah ini anda harus mencari kira-kira topik yang berhubungan dengan topik yang sedang anda tulis.

Jika anda bingung, anda bisa mencoba menulis topik yang anda target di Google dan lihat hasil yang muncul. Biasanya disana terdapat beberapa inspirasi yang bisa dihubungkan dengan topik yang sedang anda tulis.

Untuk SEO misalnya yang sangat berkaitan dengan Search Engine Marketing (SEM) dan Content Marketing. Kata kunci yang berhubungan ini bahkan bisa mengembangkan ide-ide konten lain yang lebih luas.

4. Gabungkan Topik Induk dengan Long Tail Keywords

Di langkah pertama saya sudah menyebutkan agar anda mencari topik-topik yang berkaitan dengan industri anda. Frasa topik induk yang sifatnya umum ini bisa anda gabungkan dengan long tail keyword yang anda target.

Misalnya kata kunci On-Page SEO yang merupakan kata kunci paling bawah digabungkan dengan kata Digital Marketing.

Dengan demikian ketika anda memberi judul artikel blog, anda bisa menulis : ‘Tips Memanfaatkan Optimasi On-Page SEO untuk Strategi Digital Marketing“.

Topik utama seperti digital marketing biasanya memiliki pencarian yang lebih tinggi dibanding kata On-Page SEO. Pada judul tersebut topik On-Page SEO dan Digital Marketing dipertemukan dalam satu judul.

Kalau saya menggagap ini sebagai strategi tembak satu peluru kena dua burung. Strategi ini berguna untuk jangka waktu yang lama. Dengan strategi ini diharapkan artikel anda bisa berkompetisi di hasil pencarian generic yang saingannya berat. Selain itu strategi ini tetap bisa menembak traffic dari long tail keyword yang dibidik dari awal.

rest keyword google

Contoh long tail keyword dari rekomendasi Google

5. Lihat Seberapa Kompetitif Keyword yang Dibidik

Membidik long tail keyword untuk bersaing dengan kompetitor di hasil pencarian (SERP) bisa dilakukan dengan 2 hal.

Baca juga   Teknik SEO Youtube Untuk Content Creator Pemula

Pertama dengan membidik long tail keyword yang sama-sama dibidik kompetitor. Cara ini membutuhkan lebih banyak riset dan kerja keras karena berarti anda punya saingan. Caranya tentu menerapkan teknik-teknik optimasi SEO secara On-Page dan Off-Page. Semakin baik konten anda dan lebih lengkap diyakini bisa melangkahi hasil pencarian kompetitor anda di keyword yang sama.

Kedua dengan membidik keyword yang tidak/belum dibidik oleh kompetitor. Konten dengan artikel seperti ini relatif lebih mudah karena artinya kompetitor anda belum punya konten sejenis. Artinya anda bisa berlari sendiri mengumpulkan traffic dari keyword tersebut.

Namun jangan lupa keyword yang tidak dibidik bukan berarti bagus. Bisa jadi keyword itu memang tidak ada yang mencari atau trafficnya sangat rendah. Jadi pastikan dulu riset sebanyak apa orang yang mencari informasi dari keyword tersebut.

Jika sudah menentukan keyword yang anda target, sekarang saatnya anda bikin konten!

Tools Untuk Riset Keyword

Untuk membantu anda mempercepat proses riset keyword, ada beberapa tools gratisan dan premium yang bisa anda gunakan. berikut diantaranya :

  1. Keywords Everywhere : Add-On Google Chrome dan Mozilla Firefox yang berguna menampilkan beberapa sugesti keyword yang serupa dengan yang anda ketik di Google. Tools ini sangat berguna karena juga menampilkan tingkat kesulitannya dan nilai cost per click kalau anda beriklan via Google Ads.
  2. Google Keyword Planner : Tools gratisan yang sebenarnya guna awalnya untuk membantu pengiklan untuk menentukan keyword yang mau dibidik. Namun juga digunakan oleh banyak content writer untuk riset kata kunci.
  3. Google Auto Suggest : Ya, daripada susah-susah anda bisa mencari long tail keyword dari Google langsung. Anda cukup menuliskan kata kunci utama dan biasanya akan muncul beberapa prediksi query yang sudah pernah orang cari.
    keyword tool io riset

    Keyword Tool merupakan alat riset keyword yang sangat direkomendasikan para ahli SEO

  4. Keywordtool.io : Tools ini sangat direkomendasikan oleh para SEO expert karena mampu menampilkan hasil pencarian hingga long tail keyword yang baik.
  5. Ubersuggest : Tools yang dibuat gratis oleh pakar SEO dunia, Neil Patel, ini mirip dengan Keywordtool.io. Tools ini juga merekomendasikan berbagai kata kunci long tail yang bisa anda targetkan untuk konten lainnya.
  6. SEMRush : kalau anda ingin tools premium yang sangat powerful, anda bisa menggunakan tools ini. SEMrush adalah all-in-one tools untuk mendapatkan data lengkap dan akurat tentang keyword yang ingin anda cari. Fiturnya sangat lengkap dan powerful.

 

Kesimpulan

Walaupun algoritma Google terus berubah-rubah secara berkala, proses melakuakn riset keyword sebelum membuat konten adalah wajib hukumnya. Proses riset kata kunci ini akan membantu konten anda untuk bisa tampil di halaman depan di hasil pencarian untuk kata kunci yang ditarget.

Jika anda ingin mendapatkan traffic yang lebih banyak dengan kompetisi sedikit, maka sebaiknya anda fokus untuk membuat konten dengan long tail keyword. Selain lebih mudah dioptimasi, traffic dari kata kunci ini tidak mudah tergeser jika konten anda benar-benar baik.

 

Layanan Rekomendasi

promo jasa pembuatan website Diskon 20%
Jasa Pembuatan Website Professional
Jasa
Promo buat website perusahaan profesional hingga 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan toko online Diskon 20%
Jasa Pembuatan Toko Online Professional
Jasa
Bikin toko online dengan desain keren bukan lagi mimpi. Diskon 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan landing page Diskon 20%
Jasa Pembuatan Landing Page Funnel
Jasa
Bikin landing page untuk meningkatkan konversi dan leads kini bisa lebih murah dengan diskon 20%. Gratis e-course tutorial strategi funnel marketing.
promo jasa penulisan artikel seo Diskon 20%
Jasa Penulisan Artikel Teroptimasi SEO
Jasa
Bosan keluar uang untuk iklan dan ingin dapat traffic organik? Pesan saja artikel teroptimasi SEO agar muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. DIskon 20%.
Gema Alfa Putra

Gema Alfa Putra

💻 Tech and Online Business Enthusiast. 👨‍💻 I write blog and build website for businesses. 😐 INTP. Hate noisy places. Follow Me @gemaalfaputra

ebook gratis 10juta 7 hari

EBOOK GRATIS

TIRU HABIS-HABISAN 1 CARA SAYA MENDAPATKAN 10 JUTA DARI BISNIS ONLINE DALAM 7 HARI

OKE! Silahkan cek email untuk lihat link download ebook anda.

like FACEBOOK page biar dapet update artikel SEPUTAR BISNIS ONLINE TERUS!! KLIK ⏩