Skip to main content

Formula AIDA : Mengubah Traffic Menjadi Customer dengan Copywriting

formula aida strategi ilmu copwriting

Kalau anda kurang lebih tahu tentang dunia periklanan dan marketing, setidaknya pernah dengar dengan apa yang dimaksud dengan formula AIDA.

Formula ini digunakan dalam marketing funnel yang gunanya untuk mengantar suatu traffic dari tahap awareness hingga akhirnya mengambil keputusan yang diinginkan.

Model ini biasanya digunakan untuk membantu mengerucutkan suatu traffic yang penasaran dengan iklan/penawaran anda hingga memutuskan untuk membeli.

Formula AIDA kini dimengerti oleh banyak orang sebagai tahapan-tahapan persuasif yang harus dilalui oleh traffic hingga menjadi customer.

Apa itu Formula AIDA?

AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action. Kalau diartikan dalam bahasa Indonesia artinya atensi, ketertarikan, keinginan, dan aksi(keputusan)

Formula ini biasa digunakan oleh para marketer dari zaman dahulu dan masih berlaku sampai ini.

Kalau zaman dahulu, formula AIDA biasanya diterapkan di media lama seperti brosur, televisi, radio, atau iklan koran. Sekarang, media pemasaran baru seperti halaman website, email, dan paid ads (contoh : Google Ads dan Facebook Ads) juga menerapkan formula yang serupa.

Bukan kenapa-kenapa, nyatanya formula ini memang jitu dan sangat berpengaruh untuk meningkatkan minat beli seseorang.

Oleh karena itu, seorang marketer, copywriter atau pebisnis dianjurkan paham formula ini agar mampu menghasilkan hasil yang signifikan saat menjalankan kampanye marketing produk.

model formula aida funnel

Model formula AIDA funnel

Formula AIDA ini pertama kali diperkenalan oleh Elias St. Elmo Lewis pada tahun 1898. Elias merupakan salah satu tokoh pemasaran legendaris.

Formula ini dijelaskan dalam sebuah kolom majalah The Inland Printer berjudul 3 prinsip dalam periklanan yang menurutnya sangat penting sepanjang karirnya.

Dari sanalah lahir konsep formula AIDA yang digunakan dalam ilmu copywriting untuk membuat copy yang powerful.

Kenapa Formula AIDA Sangat Penting?

Seperti yang saya sudah jelaskan dalam artikel tentang copywriting dan landing page, anda perlu tahu dan mengerti terlebih dahulu customer atau klien potensial anda.

Beberapa aspek penting dalam memahami target market meliputi tahu demografi, karakter hingga motivasinya. Karakter customer ideal ini biasa disebut dengan istilah buyer persona.

Jika anda belum tahu buyer persona atau customer ideal anda, tugas anda adalah mencari tahu lebih dahulu dengan melakukan riset.

Setelah anda paham sepenuhnya tentang karakteristik target market anda, anda baru bisa menciptakan copy dengan formula AIDA yang powerful. Jika tidak, hasilnya tidak akan maksimal atau gagal sepenuhnya.

AIDA atau formula marketing lainnya, hanya akan bisa bekerja dengan baik jika pesan yang anda sampaikan sesuai dengan buyer persona.

Sebagai intermezo, coba tonton klip video dari film tentang AIDA ini.

Tahapan Penggunaan Formula AIDA dalam Copywriting

Formula AIDA bisa digunakan dalam berbagai media pemasaran. Kalau anda selama ini tahunya baru dipakai saat membuat landing page, maka anda belum paham sepenuhnya.

Teknik ini bisa digunakan bahkan saat anda menulis update status di media sosial, membuat konten di Youtube, di email atau saat memberikan seminar di depan orang banyak.

Di akhir artikel ini akan saya berikan beberapa study case singkat bagaimana penerapan formula AIDA dalam berbagai media.

Sebelum itu ada baiknya anda tahu dahulu masing-masing tahapan dalam teknik ini.

1. Attention

Tahapan pertama dari formula AIDA adalah Attention. Dalam suatu kampanye marketing, penting untuk mampu membuat target market anda tertarik atau penasaran dengan penawaran anda anda.

Apapun media pemasarannya, meraih konsentrasi dan focus seseorang harus didapatkan dahulu sebelum anda menawarkan sesuatu. Jangan langsung tiba-tiba menawarkan produk anda.

Namun kali ini karena membahas khusus dalam copywriting mari kita fokus disana dahulu.

Dalam pembuatan copy yang mampu menjual, bagian judul dan kalimat pembuka akan sangat menentukan dalam mendapatkan perhatian dari pengunjung.

Jika anda menggunakan judul yang salah, bisa-bisa pengujung langsung close browser dan anda kehilangan banyak customer potensial.

Baca juga   Panduan Influencer Marketing : Banjir Pembeli dari Endorse di Medsos

Sedikit tips, anda bisa menggunakan judul yang membuat penasaran dan terkesan bombastis. Anda juga bisa memberikan judul yang mengandung pain (kesulitan) dan goal (impian) dari target market anda.

Judul yang bisa anda buat misalnya seperti ini :

  • “Ingin tampil beda dan menarik dari kebanyakan orang ?”
  • “Mau turun berat badan dalam waktu sebulan tanpa diet yang menyiksa?”
  • “Ingin Anak Anda makan dengan lahap tanpa membuat Anda repot?”

Untuk membuat judul seperti diatas diperlukan riset dan paham yang cukup tentang target market anda agar tahu kesulitan dan impian dari dirinya.

Kalau anda gak tau pain atau goal target market anda maka akan sangat sulit untuk menjual produk.

2. Interest

Setelah anda mendapatkan perhatian dari pengujung, kini saatnya anda membangun interest mereka.

Dalam bagian ini tugas anda adalah mengubah orang yang tidak tahu dengan masalahnya menjadi tahu. Yang merasa problemnya tidak terlalu penting menjadi penting baginya. Yang menunda menjadi ingin menyegerakan.

Biasanya di bagian ini anda bisa menjelaskan beberapa data, statistik, fakta, atau studi kasus agar mendorong pembaca jadi paham masalahnya.

Bingung? Oke, saya coba berikan contohnya ya.

Misalnya anda ingin menawarkan peluang usaha kepada pegawai kantoran yang merasa gajinya tidak cukup.

Untuk memancing interest, anda bisa menyampaikan seperti :

  • tingkat inflasi semakin tinggi
  • semakin sedikitnya peluang untuk jenjang karir sebagai karyawan
  • semakin sulit menabungnya para milenial
  • semakin sulit untuk memiliki asset di usia tua

Beberapa hal diatas bisa disampaikan dengan penggunaan kliping berita agar terkesan sebagai problem yang valid.

Dari penyampaian hal-hal seperti diatas, yang membaca tentu akan kepikiran akan kondisi finansialnya saat ini.

Jika targeting market anda tepat, orang-orang yang merasa karirnya stagnan dan kondisi finansialnya tidak meyakinkan akan sadar akan problemnya. Dari sana akan mulai terpikir untuk mencari solusinya yaitu mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Baru setelah itu anda sampaikan produk anda dan bagaimana produk anda yang berupa peluang usaha sampiangan mampu menyelesaikan masalah dia.

Dengan memadukan 2 komponen diatas maka customer paham kalau ada solusi dari masalah yang ia hadapi. Solusi ini adalah produk anda.

contoh copywriting yang menjelaskan kesulitan market dusdusan

Contoh copywriting yang menjelaskan kesulitan target market. Sumber : Dusdusan

3. Desire

Pada tahapan ini fokusnya adalah membangun desire atau keinginan untuk menggunakan produk anda sesegera mungkin.

Penting untuk copy didalamnya mampu memainkan faktor emosi seseorang agar ingin cepat-cepat menggunakan produk anda.

Untuk menumbuhkan keinginan ini, anda bisa menyampaikan benefit atau kelebihan dari produk anda. Benefit ini harus mampu menyelesaikan masalah mereka atau membantu mereka meraih impiannya.

Beberapa hal yang bisa membangkitkan keinginan akan produk anda misalnya :

  • Menyampaikan bagaimana produk anda membantu hidup prospek menjadi lebih baik.
  • Memberikan contoh bagaimana produk anda bekerja
  • Memberikan alasan kenapa produk anda lebih baik dari competitor.
  • Memberikan bonus-bonus jika mereka membeli sekarang.
  • Menyampaikan studi case dan testimoni dari pengguna yang berhasil karena menggunakan produk anda.

Dibagian ini juga anda perlu menyampaikan beberapa hal yang mampu mematahkan barrier (halangan) jika belum yakin dengan penawaran anda seperti penyampaian review, testimoni, jaminan refund jika hasil tidak memuaskan atau produk rusak.

4. Action

Pada tahap terakhir dari formula AIDA adalah Action. Disini adalah bagian dimana yang melihat penawaran anda memutuskan membeli produk anda atau tidak dengan menekan tombol call to action (CTA).

Action disini tidak melulu harus berupa pembelian produk. Bisa saja copy yang anda buat untuk tawaran men-download file, mendaftar, mengumpulkan email, dan lainnya.

Action ini ditentukan apakah pengunjung tertarik dengan penawaran anda atau tidak. Apa mereka cukup punya alasan untuk segera menerima penawaran anda.

Kalau mereka tidak jadi beli atau melakukan apapun action yang anda inginkan bisa jadi penawaran anda di tahap Action, Interest, dan Desire tidak cukup menarik.

contoh tombol cta

Contoh tombol CTA

Contoh Penerapan AIDA pada Media Pemasaran Lain

Formula AIDA bukan hanya bisa diterapkan dalam copywriting untuk pembuatan landing page saja. Formula ini bisa diterapkan di berbagai media lainnya.

Saya akan menjelaskan beberapa contoh penerapan AIDA dalam proses marketing lainnya.

1. AIDA Pada Infomercial

Anda tahu apa itu infomercial? Itu lho yang biasa ada di TV yang dikemas dalam bentuk program talkshow yang sebenarnya untuk promosi produk.

Salah satu infomercial yang pernah saya lihat di TV produknya ada software robot Forex, properti atau penawaran asuransi. Biasanya dikemas dalam bentuk talkshow dengan satu presenter, 1 narasumber dan 1 pemilik produk.

Pada infomercial biasanya AIDA dimulai dengan presenter yang mulai membicarakan suatu problem dengan diskusi terlebih dahulu untuk membangun problem awareness. Misalnya diskusi mengenai milenial yang semakin sulit mempunyai asset properti.

Baca juga   3 Jenis Traffic yang Perlu Dipahami Setiap Pemilik Bisnis Online

Penonton diajak untuk menyimak diskusi problem tersebut dengan narasumber agar terlihat kredibel. Selanjutnya narasumber secara perlahan mulai mengarahkan pembicaraan akan solusinya seperti perumahan dengan cicilan ringan.

Pemilik produk yang juga diundang mulai masuk ke diskusi dengan menyampaikan bisnis propertinya dan kelebihan-kelebihan property yang ia buat. Si pemilik property menyampaikan betapa strategis lokasinya, betapa indah pemandangan di sekitarnya, dan beberapa benefit lain seperti sekolah dan tempat rekreasi.

Diujung tentu saja mereka akan menyampaikan nomor kontak sebagai CTA jika ada pemirsa yang tertarik untuk membeli propertinya.

Teknik ini juga diadopsi konsep infomercial lainnya seperti yang dilakukan Lejel Home Shopping di jam-jam primetime.

2. AIDA pada Seminar

Saya pernah datang ke sebuah seminar tentang peluang bisnis impor barang dari China di daerah Jakarta.

Sama seperti seminar lainnya, biaya registrasinya tidak terlalu mahal agar si pemilik bisnis ini mampu mengundang banyak prospek.

Pada seminar tersebut ternyata merupakan pintu pertama untuk menyaring orang-orang yang benar-benar tertarik mendalami bisnis ini.

Perusahaan yang membuat seminar ini adalah perusahaan yang bergerak jasa forwarding. Pembawa acara yang merupakan pemilik bisnis datang langsung presentasi sendiri di hadapan banyak hadirin.

Penggunaan fomula AIDA di seminar dilakukan pertama dengan sang owner memperkenalkan diri dengan gaya komunikasi yang menghibur dan mengundang tawa untuk mendapatkan perhatian hadirinnya.

Lalu beralih menyampaikan beberapa pain (rintangan) yang biasa terbayang kalau bisnis impor itu sangat sulit dan butuh modal yang besar.

formula aida pada seminar webinar

Formula AIDA pada seminar. Sumber : Unsplash

Setelah itu, ia lanjut menyampaikan beberapa hal yang menarik untuk pengujung seperti fakta kalau barang impor murah-murah dan untungnya besar.

Hadirin yang menyimak tentu akan tertarik untuk mendalami bisnis ini karena tergiur dengan profit yang bisa dihasilkan.

Saya dan para hadirin lainnya lalu diperkenalkan dengan perusahannya dan menjelaskan gambaran cara kerja bisnis ini untuk orang yang tertarik.

Produk yang ia jual adalah workshop 2 hari cara melakukan impor dari China dengan order dari Alibaba. Tentu saja di akhir seminar tersebut dia membuka pendaftaran untuk peserta yang tertarik untuk ikut workshop sebagai CTA.

Salah satu yang paling saya ingat tekniknya adalah pendaftaran yang diberi timer untuk mendapatkan diskon biaya workshop jika peserta mendaftar saat itu juga.

Cara ini memberikan efek scarcity agar orang-orang segera mendaftar.

Jadi penggunaan AIDA juga bisa dilakukan di media promosi lain, tidak terbatas saat menulis copy untuk landing page saja. Formula AIDA bisa diterapkan saat anda membuat video di Youtube, saat update status di medsos, dan banyak lagi.

Kesimpulan

Formula AIDA adalah sebuah framework dalam merangkai jalur untuk mengubah traffic menjadi prospek hingga customer. Penggunaan AIDA bisa diterapkan di banyak channel pemasaran dari landing page, medsos, hingga saat bertatap muka dengan prospek sekalipun seperti seminar.

Sebelum merancang copy dengan formula AIDA, seseorang perlu tahu dulu karakteristik customer ideal mereka terlebih dahulu agar penyusunan copy-nya tepat sasaran dan menghasilkan konversi yang meroket.

Jadi apa anda sudah menggunakan formula AIDA dalam media promosi anda? Yuk cerita seberapa bermanfaat formula AIDA untuk bisnis anda saat ini di kolom komentar dan berbagi dengan pembaca lainnya 🙂

Layanan Rekomendasi

promo jasa pembuatan website Diskon 20%
Jasa Pembuatan Website Professional
Jasa
Promo buat website perusahaan profesional hingga 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan toko online Diskon 20%
Jasa Pembuatan Toko Online Professional
Jasa
Bikin toko online dengan desain keren bukan lagi mimpi. Diskon 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan landing page Diskon 20%
Jasa Pembuatan Landing Page Funnel
Jasa
Bikin landing page untuk meningkatkan konversi dan leads kini bisa lebih murah dengan diskon 20%. Gratis e-course tutorial strategi funnel marketing.
promo jasa penulisan artikel seo Diskon 20%
Jasa Penulisan Artikel Teroptimasi SEO
Jasa
Bosan keluar uang untuk iklan dan ingin dapat traffic organik? Pesan saja artikel teroptimasi SEO agar muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. DIskon 20%.
Gema Alfa Putra

Gema Alfa Putra

💻 Tech and Online Business Enthusiast. 👨‍💻 I write blog and build website for businesses. 😐 INTP. Hate noisy places. Follow Me @gemaalfaputra

ebook gratis 10juta 7 hari

EBOOK GRATIS

TIRU HABIS-HABISAN 1 CARA SAYA MENDAPATKAN 10 JUTA DARI BISNIS ONLINE DALAM 7 HARI

OKE! Silahkan cek email untuk lihat link download ebook anda.

like FACEBOOK page biar dapet update artikel SEPUTAR BISNIS ONLINE TERUS!! KLIK ⏩