Skip to main content

Landing Page : Membuat Halaman Pendongkrak Konversi Bisnis Anda

By Maret 9, 2020Maret 10th, 2020Bisnis Online, Digital Marketing, Guide
landing page konversi bisnis online

Landing Page adalah sebuah laman dengan URL tertentu yang diakses oleh traffic yang datang dari manapun sumbernya untuk dilalui dalam suatu proses strategi marketing.

Buat yang sedikit banyak belajar digital marketing, kata landing page tentu sudah cukup dikenal.

Biasanya lebih sering dihubungkan dengan marketing dengan metode paid ads seperti Google Ads atau Facebook Ads dimana para advertiser bisa mengarahkan para user yang meng-klik iklan untuk mengunjungi landing page yang diinginkan.

Sebelum lebih lanjut mari kita pahami dulu definisi dari Landing Page itu sendiri.

Apa itu Landing Page?

Landing Page adalah sebuah halaman yang sebagai ‘landasan’ tempat traffic datang diarahkan untuk memenuhi target sebuah kampenye marketing. Traffic ini bisa datang dari mana saja baik itu media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIn, Pinterest, dsb), hasil pencarian search engine (Google, Bing, dsb), email dan lainnya.

Berbeda dengan halaman website, sebuah landing page khusus untuk mengklasifikasikan sebuah visitor menjadi leads atau customer.

Oleh karena itu landing page biasanya dibuat fokus untuk 1 tujuan agar traffic yang datang tidak bingung. Gunanya agar anda bisa mengklasifikasikan traffic yang datang antara yang tertarik dengan produk anda dan yang tidak tertarik.

Anda punya bisnis baru? Maka anda perlu mendatangkan traffic lalu mengubahnya menjadi leads.

Anda sudah punya leads? Maka ubah mereka menjadi prospek.

Prospek anda sudah cukup? baru mulai juali produk atau jasa yang anda punya.

Proses pengklasifikasian ini bisa dilakukan terpisah dengan halaman yang berbeda atau langsung saat itu juga dengan proses upsell dan downsell. Proses ini biasa disebut dengan proses funneling.

cara kerja landing page

Cara kerja landing page. Sumber : Unbounce

Apakah Homepage pada Website Saya Termasuk Landing Page?

Bisa ya, bisa tidak.

Biasanya sebuah website memiliki sifat yang lebih luas dan terlalu banyak tautan menuju ke halaman lain. Namun kalau halaman depan website anda tidak punya banyak link dan fokus pada 1 tujuan maka bisa dikategorikan sebagai landing page.

Misalnya begini, anda punya 1 produk pomade. Tidak ada produk lain yang anda jual. Maka besar kemungkinan halaman depan website anda langsung menjelaskan apa produk anda. Jika ada yang tertarik untuk membeli, pembeli langsung diarahkan untuk klik tombol CTA seperti tombol PESAN atau HUBUNGI ke WA.

Jika halaman anda demikian, maka bisa disebut sebagai landing page.

Contoh lain mari kita lihat website Shopee.

halaman depan landing page shopee

Halaman depan Shopee

Jika kita melihat halaman depan Shopee, kita bisa melihat begitu banyak link banner, gambar, teks yang bisa terhubung ke halaman lain. Halaman ini lebih mendorong pengunjung untuk menemukan sendiri apa yang ia inginkan.

Kalau pengunjung merasa tampilan website-nya ribet atau sulit menemukan link ke menu yang ia mau, maka Shopee berpotensi kehilangan pembeli. Makanya ada pekerjaan UX desainer yang bertugas meminimalisir dan membuat layout yang mudah digunakan user.

Halaman seperti diatas tidak bisa dikategorikan sebagai landing page.

Namun kalau kita klik link Download di pojok kiri atas. Anda akan diarahkan untuk masuk ke halaman khusus yang tujuannya fokus agar pengguna men-download aplikasi Shopee di App Store atau Google Play.

Halaman ini bisa dikategorikan sebagai landing page karena fokus untuk 1 tujuan marketing. Diharapkan ketika pengguna men-download aplikasi Shopee, mereka tertarik untuk cari-cari produk dan membelinya di Shopee.

landing page download aplikasi shopee

Landing page download aplikasi Shopee

Shopee juga punya beberapa landing page untuk tujuan tertentu misalnya untuk klaim kupon, promo, untuk seller dan lainnya.

Biasanya halaman-halaman ini lah yang digunakan untuk jadi halaman tujuan jika Shopee beriklan di Facebook Ads atau Google Ads.

Kenapa Harus Menggunakan Landing Page?

Landing page membantu anda untuk mempersempit fokus dan menghilangkan hal-hal tidak penting yang mengganggu customer melakukan hal yang anda inginkan.

Anda ingin mengumpulkan leads email dan nomor telfon? Buat 1 dengan lead magnet.

Anda ingin banyak beli produk anda? Bikin sales page.

Anda ingin bikin giveaway? Bikin form partisipasinya.

Intinya jika seseorang datang dan tahu apa yang ia inginkan, mereka ingin langsung mengambil langkah paling cepat agar kemauannya langsung terpenuhi.

Dengan menggunakan landing page, semua akan merasa lebih cepat dan mudah sehingga membantu menaikkan konversi penjualan produk yang anda jual.

Apa Landing Page Harus Dioptimasi skor SEO-nya?

Boleh ya, boleh tidak. Itu semua tergantung anda untuk mengoptimasi SEO-nya. Keputusan untuk boleh di-indeks oleh search engine seperti Google dan Bing pun tergantung kemauan anda.

Traffic dari search engine adalah traffic yang tidak dapat dikontrol. Traffic yang sumbernya dari hasil pencarian biasanya lebih banyak mencari informasi. Namun bisa jadi jika anda menargetkan long tail keyword yang sifatnya dituliskan oleh user yang sedang berniat membeli (contoh : jasa urus visa di bogor, peluang usaha makanan ringan, dll)

Akan sangat baik jika anda mampu membuat landing page anda tampil di halaman pertama pencarian mereka yang bisa menghemat biaya iklan  setiap harinya.

Baca juga   Jangan Tiru 5 Teknik Promosi Ini di Bisnis Online Anda

Namun akan menjadi dilema tersendiri jika anda terlalu fokus pada SEO namun tidak bisa meracik isinya dengan copywriting yang bagus di dalam landing page tersebut.

Kalau anda tahu, Google kini semakin pintar dan lebih memprioritas konten yang informatif dan relevan.

Untuk menembus halaman pertama Google, setidaknya sebuah halaman butuh isi teks minimal 750 kata untuk bersaing di halaman depan hasil pencarian.

Jika dibandingkan dengan artikel blog, landing page isinya ada yang tidak bertele-tele. Biasanya ditulis dalam rangkaian kata yang sedikit namun padat. Jadi beberapa jenis landing page tidak dimungkinkan untuk dioptimasi skor SEO-nya.

Makanya biasanya perusahaan melakukan strategi content marketing dahulu baru diarahkan ke landing page.

Misalnya anda punya bisnis keperluan hewan. Anda bisa menulis artikel blog tentang perawatan hewan yang mampu bersaing di halaman pertama. Di akhir artikel atau widget disisipi iklan yang tertaut ke landing page anda.

Jadi, anda bisa fokus membuat copy dengan formula AIDA atau membuat copy yang langsung to the point tanpa perlu capek-capek optimasi SEO-nya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Landing Page?

Seperti yang sudah disebutkan gak semua halaman bisa dijadikan sebagai landing page. Ada beberapa situasi dimana anda butuh membuatnya. Dantaranya :

  • Sebagai link saat beriklan dengan iklan PPC (pay-per-click ads) seperti Facebook Ads atau Google Ads. Anda bisa membuat halaman khusus yang berbeda kata kunci dan grup targeting. Dengan cara ini anda bisa tahu mana iklan dan landing page yang punya phttp://facebook adsersentase konversi lebih baik.
  • Untuk membuat persiapan sebelum meluncurkan produk baru. Jika anda punya produk yang baru mau dirilis, anda bisa mendata customer yang tertarik terlebih dahulu. Caranya mengumpulkan leads email atau nomor HP calon customer yang tertarik terlebih dahulu. Jika produk sudah jadi, anda tinggal mem-follow up mereka.
  • Untuk mensegmentasi/memisahkan masing-masing penawaran anda. Orang-orang punya preferensi yang berbeda ketika membeli sesuatu. Ada yang lebih suka promo gratis ongkir, ada yang suka voucher diskon, ada yang ingin giveaway, dan sebagainya.
  • Untuk mensegmentasi audience anda. Sama seperti offer diatas, audience juga bisa dikategorikan. Misalnya anda produk kosmetik, anda bisa membuat landing page yang berbeda-beda sesuai kategori umur, profesi, dan lainnya.

4 Kesalahan saat membuat Landing Page yang Sering Dilakukan Pemula

Ada beberapa kesalahan yang umum dilakukan oleh pemula ketika membuat landing page untuk bisnisnya. Kesalahan ini bisa berakibat fatal karena semakin banyak kesalahan maka akan semakin menurunkan konversi.

Mari saya jelaskan satu per satu.

1. Kesalahan pada Copywriting

Kesalahan pertama adalah dari sisi copywriting. Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas jika copywriting sangat penting untuk membuat orang tertarik dengan penawaran yang anda berikan.

Jika copy yang anda buat terlalu kaku dan tidak menarik maka pengunjung bisa jadi ragu dengan penawaran anda. Copywriting harus membuat orang merasa dekat dan akhirnya percaya dengan apa yang anda sampaikan.

Misalnya anda menjual produk mainan edukasi anak. Maka penting untuk anda untuk membuat copy yang disampaikan dengan gaya komunikasi khas ibu-ibu. Misalnya mengganti kata “anda” menjadi bunda, jeng, dsb.

Didalamnya juga menyampaikan masalah yang para ibu alami perihal edukasi anaknya yang terlalu sering main gadget. Selanjutnya menyampaikan solusinya ada pada produk anda.

Jika anda tidak mahir membuat copy yang bagus, anda bisa memanggil seorang copywriter yang sudah berpengalaman.

Agar paham bagaimana cara menulis copywriting yang baik, saya sarankan anda membaca artikel ini : Copywriting : Skill Menjual Produk Tanpa Perlu Bertatap Muka.

2. Kesalahan Pada Desain

Kesalahan lainnya adalah desain yang tidak tepat dan memusingkan pengunjung.

Saya sering menemukan beberapa landing page yang dilakukan pebisnis pemula yang asal asalan dalam membuat memilih font, warna hingga layout-nya. Padahal desain juga menjadi sangat penting.

Anda perlu menggunakan warna yang nyaman dilihat/tidak mencolok, teks yang mudah dibaca, tombol CTA yang eye-catching, hingga layout yang rapih sehingga tidak memusingkan yang melihat.

Akan lebih bagus lagi jika anda membuat tampilan mengikuti dengan visual identity brand anda.

3. Kesalahan Pada Offer/Penawaran

Offer yang tidak menarik maka sama saja sedikit atau tidak ada konversi. Kesalahan ini akan sangat berpengaruh terlebih jika anda membuat kampanye iklan model PPC.

Jika penawaran anda tidak menarik berarti sedikit atau tidak ada konversi.

Sedikit konversi berarti modal iklan yang anda keluarkan belum kembali alias boncos.

Membuat penawaran yang menarik adalah PR tersendiri untuk anda sebelum membuat landing page-nya. Misalnya anda membuat penawaran dengan diskon cuma 3-5% saja. Sedikit sekali kan? Siapa yang tertarik?

Atau anda membuat penawaran giveaway namun barang yang dihadiahkan cuma barang murah. Siapa juga yang mau ikutan?

Baca juga   Off-Page SEO : Panduan Meningkatkan Hasil Pencarian Dari Luar Website

Jadi pikirkan dulu kira-kira offer seperti apa yang menarik untuk market anda.

Tips Membuat Landing Page yang Baik

Membuat landing page yang baik bukan perkara mudah buat pemula. Anda perlu memadukan beberapa aspek penting agar mendapatkan hasil yang baik.

Mungkin beberapa tips dibawah ini bisa membantu anda :

1. Tentukan Tujuan Secara Spesifik

Sebelum anda membuatnya, pikirkan dulu goal dari kampanye marketing yang direncanakan. Tidak semua landing page harus to the point menawarkan produk yang anda punya. Bisa untuk mengumpulkan leads atau untuk konversi penjualan.

Seperti contoh Shopee diatas yang membuat 1 halaman agar aplikasinya banyak didownload. Anda juga bisa membuat landing page dengan penawaran ebook gratis yang tujuannya untuk mengumpulkan leads.

Tujuan lainnya yaitu membuat sales page yang gunanya tentu untuk menjual produk atau jasa yang anda punya.

2. Gunakan Formula Copywriting AIDA

Tips membuat landing page kedua adalah penggunaan formula AIDA dalam menulis copy-nya. Buat yang belum tahu formula AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire dan Action.

Formula AIDA biasanya digunakan untuk sales page dimana anda perlu menarik traffic agar tertarik membaca penawaran anda samapi tuntas.

Tahapan dari formula AIDA yaitu dengan menarik perhatian traffic dengan judul yang membuat penasaran, membangun ketertarikan akan penyelesaian masalah, dilanjutkan dengan memberikan informasi penyelesai masalah (produk anda), dan ajakan untuk membelinya segera dengan menyelipkan tombol call to action.

3. Gunakan Gaya Komunikasi yang Familiar dengan Target Market

Gaya komunikasi juga perlu anda perhatikan saat membuat landing page. Gaya komunikasi ini sangat bergantung dengan target market produk anda.

MIsalnya produk anda ditujukan kepada ABG cewek maka biasanya komunikasinya tidak kaku dan youthful. Kalau target market anda adalah kalangan profesional, bisa menggunakan gaya komunikasi yang lugas dan agak formal.

Gaya komunikasi ini sangat bergantung dari seberapa baik anda mengenal target market anda.

jenis traffic temperature

Jenis traffic temperature. Sumber : Klienboost

4. Sesuaikan dengan Traffic Temperature

Dalam dunia marketing, traffic dibagi kedalam 3 jenis yaitu cold market, warm market, dan hot market. Klasifikasi ini biasa disebut dengan istilah traffic temperature.

Cold market adalah traffic dari orang yang sama sekali tidak tahu apa masalahnya dan tidak kenal produk anda. Warm temperature itu diisi oleh orang yang tahu masalah yang mereka hadapi namun belum tahu solusinya. Sedangkan hot temperature adalah orang yang tahu masalah dan tahu juga produk anda.

Ketiga jenis traffic ini  harus dibuatkan landing page berbeda-beda agar hasil konversi landing page-nya efektif.

5. Gunakan CTA yang Persuasif

Call to action (CTA) adalah tombol action yang menjadi akhir dari dibuatnya sebuah landing page. CTA ini bisa ajakan untuk membeli, mendaftar, mendownload, mencoba trial dan sebagainya.

Penggunaan tombol CTA yang tidak terkesan ‘menakutkan’ akan sangat membantu hasil konversi sebuah landing page. Kata BELI, DAFTAR, dan DOWNLOAD sebaiknya diubah ke kata “Ya, saya mau pesan”, “Ya, kirimkan ke email saya”, atau “Ya, saya mau ikut seminar”.

tombol cta copywriting

Contoh CTA yang lebih menarik. Sumber : Neilpatel

Anda juga bisa memainkan kata penolakan.

Misalnya anda menjual jasa SEO dan sedang membuat ebook panduan melipat gandakan traffic ke website. Kalau pengunjung mau menolak penawaran anda, anda bisa ganti kata TIDAK menjadi “Tidak, saya tidak mau pengunjung website yang banyak”.

Siapa sih yang gamau websitenya banyak dikunjungi? Dengan cara demikian, user jadi berpikir ulang dan akhirnya bersedia untuk memasukkan email agar ia bisa mendownload ebook gratis yang anda tawarkan.

Catat ini

Landing page merupakan halaman website yang lebih sederhana daripada halaman website biasa. Pembuatannya pun perlu goal yang spesifik dan tidak boleh ada distraksi pikiran pengunjungnya. Biasanya digunakan untuk tautan inti dari setiap strategi pemasaran yang dijalankan.

Membuatnya butuh strategi dan pemahaman yang baik akan target market. Jika anda tidak paham cara membuat landing page yang baik, maka resikonya adalah anda membuang banyak waktu, tenaga dan uang.

Layanan Rekomendasi

promo jasa pembuatan website Diskon 20%
Jasa Pembuatan Website Professional
Jasa
Promo buat website perusahaan profesional hingga 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan toko online Diskon 20%
Jasa Pembuatan Toko Online Professional
Jasa
Bikin toko online dengan desain keren bukan lagi mimpi. Diskon 20%. Gratis domain. Gratis e-course Digital Marketing dan Tutorial Admin Website. KLAIM SEKARANG
promo jasa pembuatan landing page Diskon 20%
Jasa Pembuatan Landing Page Funnel
Jasa
Bikin landing page untuk meningkatkan konversi dan leads kini bisa lebih murah dengan diskon 20%. Gratis e-course tutorial strategi funnel marketing.
promo jasa penulisan artikel seo Diskon 20%
Jasa Penulisan Artikel Teroptimasi SEO
Jasa
Bosan keluar uang untuk iklan dan ingin dapat traffic organik? Pesan saja artikel teroptimasi SEO agar muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. DIskon 20%.
Gema Alfa Putra

Gema Alfa Putra

💻 Tech and Online Business Enthusiast. 👨‍💻 I write blog and build website for businesses. 😐 INTP. Hate noisy places. Follow Me @gemaalfaputra

ebook gratis 10juta 7 hari

EBOOK GRATIS

TIRU HABIS-HABISAN 1 CARA SAYA MENDAPATKAN 10 JUTA DARI BISNIS ONLINE DALAM 7 HARI

OKE! Silahkan cek email untuk lihat link download ebook anda.

like FACEBOOK page biar dapet update artikel SEPUTAR BISNIS ONLINE TERUS!! KLIK ⏩