Skip to main content

Jangan Tiru 5 Teknik Promosi Ini di Bisnis Online Anda

etika teknik promosi bisnis online

Jangan Tiru 5 Teknik Promosi Ini di Bisnis Online Anda – Kemudahan yang ditawarkan oleh internet memang sangat menarik termasuk untuk cara berbisnis yang dibuat menjadi lebih mudah dan gampang. Kemudahan ini membuat orang menjadi tertarik karena beberapa mdodel bisnsi online bisa dilakukan dengan cepat dan minim modal.

Namun seringkali para penggiat bisnis online melakukan cara-cara promosi yang tidak beretika ketika memperkenalkan produk mereka ke calon customer. Bisnis yang dilakukan di dunia maya ini memang tidak perlu bertatap muka langsung seperti yang kita lakukan untuk bisnis konvensional. Namun, tentu saja harus ada norma-norma yang harus diperhatikan dan etika yang perlu dijaga.

Cara-cara promosi ini bagi yang hanya mengincar duit customer memang terlihat mudah dan cepat namun tanpa disadari malah membunuh bisnis itu sendiri. Selain untuk menjaga kenyamanan warganet, bisnis tentu harus menjaga nama baik dengan tidak melakukan kegiatan promosi yang merusak itu semua.

 

Untuk itu jangan sampai Anda melakukan 5 pelanggaran ini saat berbisnis online :

5 Teknik Promosi Melanggar Etika yang Pantang Dilakukan Bisnis Online

1. Spam Komentar di Media Sosial

Ini adalah teknik berjualan yang sangat menjengkelkan bagi saya. Biasanya cara promosi ini muncul di akun Instagram artis/selebrgram atau akun lainnya yang punya follower banyak. Para penjual ini ingin mengincar perhatian via kolom komentar sebuah postingan.

Online shop seperti ini biasanya menggunakan bot untuk mengirim promosinya. Kalau yang saya sering lihat sih banyak yang menulis “Jual pelangsing”, “Jual tongsis”, “Jual peninggi badan”, dan sebagainya. Benar-benar mebuat risih dan secara tidak langsung bikin saya kesal hingga mencap online shop itu tidak profesional.

Baca juga   Tips Endorsement Marketing oleh Artis atau Selebgram Untuk Pemula

Yang lebih parah lagi, saya juga sering menemukan orang-orang yang berjualan di kolom komentar sebuah iklan di Facebook. Selain alasan di atas tentu saja komentar-komentar ini hanya menghabiskan uang advertiser karena tiap engagement akan dihitung Facebook.

2. Posting di Group

Mirip dengan cara kirim komentar di Instagam namun kali ini targetnya ke group-group facebook atau di aplikasi chatting seperti Whatsapp atau LINE. Para online shop spammer ini biasanya masuk dengan sengaja atau minta di-invite untuk join ke dalam group. Namun bukannya berkenalan dan sharing informasi, mereka malah berjualan dengan membuat thread atau di kolom komentar.

Jika Anda masuk ke dalam group maka Anda haru ssiap untuk mematuhi peraturan yang dibuat oleh admin. Kecuali group yang dimasukkan memang khusus untuk kegiatan jual beli maka Anda sebaiknya jangan asal posting.

etika teknik promosi bisnis online

Teknik promosi di media sosial dengan cara spamming itu gak berkah 🙁

3. Membuat Postingan yang Sama Berulang Kali

Perilaku ini sebenarnya sah-sah saja namun jika jarak waktu berdekatan maka tentu terkesan sebai spamming konten. Jangankan untuk postingan yang ditulis manual, melihat iklan yang sama berkali-kali di linimasa saya saja seringkali eneg. Dan saya yakin banyak juga yang berpendapat sama dengan saya (untung ada adblocker :D)

Kita boleh me-repost thread yang sudah pernah kita post sebelumnya jika kita tidak ada bahan lain untuk dipost. Tapi jangan terlalu banyak yah. Sebelum me-repost thread yang sudah pernah Anda posting, hapus dulu thread lamanya.

Hindari repost berulang-ulang. Nanti follower toko online Anda bakal bosan dan menganggap toko online Anda hanyalah spam belaka.

4. Spam Konten

Segala bentuk posting materi promosi yang sama dan berulang-ulang ke berbagai channel berbeda bisa disebut spam. SPam tidak hanya berlaku di email. Kini makin banyak variasi spam termasuk di media sosial. Anda posting banyak foto atau thread sekaligus sehingga memenuhi beranda follower juga tidak baik. Ini namanya spam content.

Baca juga   Content Marketing: Strategi Digital Marketing dalam Membuat Konten

Ini sering sekali terjadi kepada toko online di Instagram yang mengikuti SFS atau Shou Out for Shout Out. Sebisa mungkin hindari SFS yang bersifat spam. Kasihan follower Anda jadi terganggu dan tidak bisa bebas menikmati social media mereka karena beranda penuh dengan postingan Anda. Jika sudah kesal begini, anda biasanya akan di un-follow.

5 . Hashtag Penggunaan Hashtag Asal-asalan

Ini juga harus Anda hindari. Biasanya di Instagram kita diizinkan untuk upload hingga 30 hastag dalam satu foto. Hastag selain berfungsi untuk menemukan foto Anda di explorer Instagram, juga berfungi untuk menambah likes dan follower. Dengan penggunaan hashtag yang baik maka follower juga mudah mencari produk anda.

Tapi selalu pilih hastag yang populer dan masih relevan dengan bisnis Anda ya. Jangan sertakan hastag yang tidak relevan. Semakin tertarget tentu akan semakin baik. Toko online yang suka mencantumkan hastag yang tidak sesuai akan terlihat seperti online shop spam dan kredibilitasnya jadi susah dipercaya. Jangan jika anda menjual kaos, anda menggunakan hashtag kucing misalnya.

Lagipula buat apa Anda sertakan hastag yang tidak relevan dengan produk Anda? Kalaupun ada pertambahan follower, belum tentu mereka berminat untuk beli.

– WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS

Gema Alfa Putra

Gema Alfa Putra

💻 Tech and Online Business Enthusiast. 👨‍💻 I write blog and build website for businesses. 😐 INTP. Hate noisy places. Follow Me @gemaalfaputra

ebook gratis 10juta 7 hari

EBOOK GRATIS

TIRU HABIS-HABISAN 1 CARA SAYA MENDAPATKAN 10 JUTA DARI BISNIS ONLINE DALAM 7 HARI

OKE! Silahkan cek email untuk lihat link download ebook anda.

like FACEBOOK page biar dapet update artikel SEPUTAR BISNIS ONLINE TERUS!! KLIK ⏩