Skip to main content

8 Teknik Optimasi Channel Youtube Secara Organik

By Oktober 17, 2018Oktober 24th, 2019Creator, Featured, Media Sosial
tips teknik optimasi channel video youtube seo

8 Teknik Optimasi Channel Youtube Secara Organik – Menurut Socialbakers, 4 dari 5 orang milenial akan melihat konten video terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli atau tidaknya suatu produk. Tidak heran jika semakin kesini marketing dengan menggunakan video sedang hangat dan banyak dilakukan oleh banyak perusahaan.

Dulu raja dari konten video tentu saja hanya Youtube. Namun kali ini konten video jadi semakin banyak berkeliaran di Facebook, Twitter, Instagram, Snapchat hingga LinkedIn.

Instagram khususnya menurut pengamatan saya pribadi, sekarang lebih mengedapankan konten dalam bentuk video untuk ditampilkan di kolom Explore. Instagram bahkan  membuat berbagai fitur video seperti Stories dan IGTV.

Untuk istilah penonton setia/pengikut setia Youtube biasa disebut subscriber. Sedangkan untuk di media sosial lainnya disebut follower. Dimana orang-orang yang memutuskan untuk menjadi subscriber/follower merupakan orang-orang yang benar-benar tertarik dengan apa yang anda buat dalam channel tersebut.

Dalam bahasa marketing, para subscriber bisa dikategorikan sudah masuk dalam warm market, bahkan bisa juga hot market (tergantung jenis channel anda)

Karena di Indonesia banyak orang yang menonton video di Youtube, maka saya akan khusus membahas beberapa teknik optimasi channel Youtube secara organik buat anda yang berminat bikin channel baru.

Baca juga : 6 Cara Mendapatkan Penghasilan Sebagai Youtuber 2018

8 Teknik Optimasi Channel Youtube Secara Organik

1. Buat video dengan fokus kepada keyword tertentu

Walaupun hal ini sudah jelas, pada kenyataanya masih banyak orang yang tidak mempedulikan prinsip dasar ini. Sama seperti membuat blog, ketika kamu ingin membuat konten video, maka kamu harus tahu kata kunci/keyword tertentu yang ingin dibahas.

Kemarin teman saya nanya, “Gimana sih cara bikin video yang banyak ditonton orang?”.

Ya saya bilang, prinsipnya sama aja sama bikin blog. Jadi misalnya saya seorang SEO Expert bikin channel tentang SEO. Cara gampangnya adalah mengubah apa yang lo tulis di blog dibuat dalam konten video prinsip pemilihan judul, tag, dan deskripsi video sama dengan blog.

tips teknik optimasi channel youtube seo research keyword

Pergunakan Google Keyword Research Tool seperti membuat blog saja

Contoh ini sebenarnya saya amati sendiri dengan internet marketer yang saya suka, Neil Patel. Dia udah jago banget bikin blog dan tulisan blog dia selalu berkompetisi di halaman 1 Google soal internet marketing.

Nah saat dia bikin channel Youtube, bahasa gampangnya dia cuma memigrasi apa yang biasa dia tulis di blog jadi dalam bentuk video dimana pemilihan keyword dan penggunaannya di meta tag saat memposting video sama caranya seperti saat membuat artikel blog.

Anyway, ada rahasia yang perlu kalian tahu. Saya gatau ya apa ini juga terjadi buat konten berbahasa Indonesia. Setahu saya Youtube bisa mengidentifikasi audio dan diubah menjadi script subtitle secara otomatis khususnya untuk yang bahasa Inggris.

Baca juga   Tips Endorsement Marketing oleh Artis atau Selebgram Untuk Pemula

Jadi semakin sering anda membahas keyword itu, algoritma Youtube juga menghitung ini sebagai meta data untuk menghasilkan hasil pencarian yang relevan.

2. Optimasi Judul dan Deskripsi

Yotube merupakan layanan website yang fitur search engine dalam websitenya paling banyak digunakan ke-2 di dunia selain search engine Google sendiri. Nah kalau kamu mau konten video-mu semakin tinggi dalam peringkat pencarian, judul dan deskripsi video kamu akan sangat menentukan peringkat pencarian.

Judulnya gak harus catchy kecuali anda bikin konten berkategori entertainment yang suka “clickbait”. Tapi yang jelas harus menuliskan kata kunci yang ingin kamu optimasi.

Seperti yang saya bilang diatas, karena algoritma search engine Youtube yang bawahannya Google ini meng-index berdasarkan meta data.

Tipsnya adalah selain menuliskan kata kunci di bagian judul, kamu juga harus menaruh kata kunci yang ingin kamu optimasi di 2 kalimat pertama video. Tapi jangan coba-coba curang. Kebanyakan penggunaan keyword berulang di deskripsi video bisa kena penalti Penguin atau panda. Ya yang biasa belajar SEO tahu lah ya 🙂

Di bagian deskripsi ini sebaiknya nulisnya kayak kesimpulan dari apa yang kamu bahas. Ya seperti kesimpulan yang dibuat di artikel blog lah ya.

3. Thumbnail Menarik/Clickbait untuk menaikkan CTR

Sama seperti konten yang dioptimasi dengan SEO, ada kalanya video dengan thumbnail yang ‘clickbait’/menarik punya jumlah klik yang lebih tinggi walaupun sebenarnya isinya gak bagus atau relevan dengan judul.

Sebenarnya inilah yang seringkali menjadi perdebatan, kadang kala konten video yang punya judul/thumbnail clickbait suka punya peringkat lebih tinggi.

tips teknik optimasi channel youtube seo 2

Contoh thumbnail video Youtube menarik

Pernah dengar kasus video musik hasil repost yang punya views lebih banyak dari video musik aslinya? Atau anda pernah kejebak dengan thumbnail dan judul clickbait ala-ala channel Calon Sarjana yang dikasih lingkaran lah, tanda panah lah, atau editan Photoshop bombastis? Nah itu dia contohnya.

Sebenernya saya gak terlalu suka dengan trik kaya gini tapi memang cara seperti terbukti ampuh untuk mendatangkan traffic 😂😂😂

Baca juga : 7 Contoh Channel Youtube Kreatif yang Perlu Anda Subscribe

4. Gunakan Youtube Cards untuk menaikkan Engagement, View, Subscriber

Youtube memberikan fitur tambahan untuk channel yang punya jam tontonan panjang yaitu Youtube Cards. Dimana peng-upload video/pemilik channel bisa menaruh link-link tertentu yang bisa di-klik penonton di atas video.

Nah biasanya kalau anda perhatikan beberapa channel Youtube yang sudah besar suka menaruh link video rekomendasi yang dianjurkan dilihat selanjutnya, link untuk ajakan subscribe atau memberikan link untuk menuju ke toko/online atau website.

Dalam video analytics yang disediakan, Youtuber bisa melihat di menit ke berapa banyak orang berhenti menonton.

Karena Youtube lebih suka user untuk nonton lebih lama karena bisa menampilkan iklan, maka kamu bisa manfaatkan cards ini di titik-titik tersebut agar user tetap nonton video kamu lainnya. Dan tentunya semakin lama, semakin banyak view akan mempengaruhi ranking video juga.

Tips SEO teknik optimasi channel video youtube 

Tips SEO teknik optimasi channel video youtube

5. Manfaatkan Playlist untuk menaikkan video view lainnya

Ketika video kamu selesai ditonton, Youtube biasanya akan menampilkan daftar rekomendasi video yang bisa ditonton selanjutnya oleh user. Bisa jadi milik anda sendiri, bisa juga dari channel lain.

Baca juga   Teknik SEO Youtube Untuk Content Creator Pemula

Nah untuk membuat user semakin berlama-lama dengan konten video mu adalah bisa dengan cara membuat playlist video.  Banyak orang yang tidak tahu bahwa ada cara untuk mentrigger playlist melalui link. Cara ini bisa dipadukan di Youtube cards atau menaruh linknya di deskripsi video.

Untuk video biasa/single video biasanya format URLnya adalah seperti ini:

https://www.youtube.com/watch?v=lkxeqomggF4

Nah kamu bisa modifikasi untuk menampilkan playslist menjadi seperti ini:

Caranya tentu saja anda perlu membuat playlist terlebih dahulu berisikan berbagai video dengan tema tertentu misalnya. Nah, setelah dibuat, buka link playslist dan simpan link tersebut agar ketika nanti membuat video kamu tinggal menaruh link tersebut di video selanjutnya.

6. Ajak orang untuk berkomentar di kolom komentar

Youtube menghadiahi peringkat pencarian video menjadi lebih tinggi jika video tersebut punya skor engagement yang tinggi. Bukan hanya di kolom komentar, skor ini juga ditentukan oleh durasi lama user menonton, durasi video, share, dan juga penggunaan tombol like/dislike.

Biasanya orang yang sudah berkomentar juga sering datang kembali untuk melihat tanggapan komentar dari user lain yang membuat video kamu secara otomatis terbantu.

Tidak hanya berguna untuk optimisasi video, besarnya engagement bisa membantu kamu menganalisa tipe view yang cocok dengan kontenmu.

7. Tetap Menampilkan Fitur Related Channel

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan channel Youtube adalah mematikan fitur “related channels” dimana berfungsi untuk menampilkan channel yang mirip dengan channel dengan punya anda.

Tentunya alasan yang paling banyak didengar adalah tidak ingin channel milik kompetitor terlihat di kolom yang sama. Padahal dengan mematikan fitur ini, Anda juga dihilangkan dari rekomendasi Youtube di channel lain. Ini artinya anda kehilangan efek network yang disediakan Youtube.

Saya sebagai user pribadi sih biasanya kalau ada channel yang lebih menarik memang akan subscribe tapi tidak unsubscribe channel lainnya yang setipe.

Jadi tugas anda tetap fokus agar konten anda lebih baik dari punya kompetitor.

8. Gunakan link konfirmasi subscriber

Sama seperti teknik link playlist, anda juga bisa mengarahkan orang untuk tinggal subscribe ketika mengunjungi halaman channel. Contohnya seperti dibawah ini :

https://youtube.com/list25

Jika ditambahkan URL untuk tinggal subscribe, tinggal ditambahkan link seperti dibawah ini :

https://www.youtube.com/user/list25?sub_confirmation=1

Jadi tanpa sadar anda mempermudah dan mengarahkan orang untuk tinggak klik tombol subscribe langsung.

Ya itulah 8 tips optimasi channel dan video youtube secara organik yang bisa anda terapkan untuk mengembangkan channel Youtube Anda lebih cepat dibanding kompetitor. SIlahkan dicoba. Punya trik lain? Tulis di kolom komentar ya 🙂

 

Gema Alfa Putra

Gema Alfa Putra

💻 Tech and Online Business Enthusiast. 👨‍💻 I write blog and build website for businesses. 😐 INTP. Hate noisy places. Follow Me @gemaalfaputra

ebook gratis 10juta 7 hari

EBOOK GRATIS

TIRU HABIS-HABISAN 1 CARA SAYA MENDAPATKAN 10 JUTA DARI BISNIS ONLINE DALAM 7 HARI

OKE! Silahkan cek email untuk lihat link download ebook anda.

like FACEBOOK page biar dapet update artikel SEPUTAR BISNIS ONLINE TERUS!! KLIK ⏩